Ternate – Keheningan tengah malam di bangsal RSUD Chasan Boesoirie Ternate pecah oleh tangis bayi yang baru lahir. Di balik momen sakral itu, terselip sebuah kisah perjuangan seorang ibu muda bernama Rahayu Rakib (26), warga Desa Kosa, Kecamatan Oba, yang melampaui keterbatasan fisiknya demi sang buah hati.
Rahayu, yang menyandang disabilitas pada kaki kanannya sejak lahir, harus menjalani operasi sesar (caesar) setelah dirujuk dari Puskesmas Payahe dan RSUD Weda. Namun, perjuangannya tidak sendirian. Di tengah ketegangan itu, hadir sosok “Ayah” sapaan akrab Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen yang memberikan dukungan langsung dari balik layar.
Tepat saat jarum jam menunjuk angka 12 malam, Rahayu berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki dengan selamat. Kabar bahagia ini dikonfirmasi langsung oleh Ibu Oda dari Bidang Manajemen Keperawatan RSUD Chasan Boesoirie Ternate.
“Pasien melahirkan dalam keadaan selamat. Kondisi ibu dan bayi kini dalam penanganan tim medis,” ujar Ibu Oda.
Suasana haru semakin memuncak saat berlangsung sambungan video call antara Muhammad Sinen dengan Rahayu yang masih terbaring di rumah sakit. Dalam percakapan yang penuh keakraban bak ayah dan anak tersebut, Muhammad Sinen tak kuasa menahan rasa empatinya.
Melihat kondisi Rahayu, pria yang dikenal dekat dengan rakyat ini langsung mengutarakan niat mulianya. Tak tanggung-tanggung, ia berjanji akan, Membangunkan rumah layak huni untuk Rahayu dan bayinya, Memberikan tongkat baru untuk membantu mobilitas Rahayu yang mengalami cacat kaki sejak lahir.
“Saya minta maaf karena sedikit terlambat mendapatkan informasi ini. Kedepannya, saya berharap jika ada warga yang membutuhkan penanganan medis mendesak seperti ini, segera laporkan agar kami bisa memberikan pelayanan maksimal sejak awal,” tegas Muhammad Sinen dengan nada rendah hati.
Keberhasilan proses persalinan Rahayu, juga tak lepas dari kesigapan Pemerintah Desa Kosa. Kepala Desa Kosa, Safrudin Jafar, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengawal ini sejak awal, termasuk memberikan bantuan biaya operasional saat Rahayu pertama kali dilarikan ke Puskesmas Payahe hingga dirujuk ke RSUD Weda sebelum akhirnya tiba di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.
Kini, Rahayu tidak hanya membawa pulang seorang putra, tetapi juga membawa harapan baru akan hidup yang lebih layak. Sebuah bukti bahwa di balik jabatan, ada hati yang terus berdenyut untuk kemanusiaan. (ds)













